Pembangunan Infrastruktur pemerintah di kritik keras

 

Jakarta – Pembangunan infrastruktur yang berlebihan yang ditampilkan oleh pemerintahan Jokowi mendapat kritik keras dari berbagai kalangan temasuk mantan menteri Keuangan Fuad Bawadzir.

Menurut Fuad masih banyak daerah-daerah terpencil yang butuh perhatian khusus untuk dibangun infrastruktur yang betul-betul bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal tersebut berkenaan dengan kebutuhan akses ekonomi dan pendidikan.

Fuad memberi contoh banyaknya anak sekolah yang melewati jembatan yang berbahaya yang bisa mengancam kehidupan mereka di berbagai daerah, serta jembatan yang dilalui untuk akses ekonomi di berbagai daerah.

Hal tersebutpun seolah mengamini pernyataan Kwik kian Gie beberapa waktu lalu dalam sebuah forum ekonomi di salah satu televisi swasta, bahwasanya tidak ada penelitian terhadap rencana pembangunan infrastruktur.

Tol mahal, hutangnya harus di tanggung rakyat, sementara hanya di nikmati segelintir orang saja, supir2 truk tak mampu membayar akhirnya harus melalui jalan biasa.

Fuad bawazir juga menjelaskan pengertian public goods, yakni pemerintah membangun infrastruktur gratis untuk rakyat. Pemerintah membangun rel kereta api, dan rakyat membayar jasa naik kereta api, bukan membayar melintasi rel kereta api. Jadi mestinya rakyat cukup membayar ongkos naik kendaraan yg melintasi jalan tol nya saja.

 

berikut kritik Fuad Bawazir terkait pembangunan infrastruktur tersebut.

https://www.youtube.com/watch?v=fV61SDD0BBk&feature=share

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *