Kenapa Menahan Data ? Jujur Dong !

Katasandi –¬†Kementrian Dalam Negeri dibawah pimpinan Tjahjo Kumolo Menahan data jumlah penduduk yang diminta oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Seharusnya, sebagai sesama lembaga negara kementrian Dalam Negeri ikut memudahkan kerja KPU. Apalagi, KPU merupakan mitra kemendagri dalam mengawal proses pergantian puncuk pimpinan di Indonesia. Dengan adanya penolakan untuk membuka data dari Kemendagri tentu memunculkan kecurigaan kecurangan.

 

https://www.eramuslim.com/berita/nasional/kpu-heran-kemendagri-ogah-serahkan-data-semua-wna-pemilik-e-ktp.htm

Sebelumnya, ramai isu warga negara asing (WNA) memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal itu ditemukan oleh Bawaslu di beberapa daerah seperti Jembranan dan Ciamis.

KTP bagi WNA ini tentu memunculkan kecurigan terkait kecurangan pemilu. KPU sebagai penyelenggara tentu merespon kecurigaan masyarakat dengan cepat, namun respon KPU di balas dengan penolakan pembukaan data dari Kemendagri.

https://www.merdeka.com/peristiwa/selain-di-jembrana-kpu-temukan-wna-di-karangasem-terdaftar-di-dpt.html

 

https://www.merdeka.com/peristiwa/bawaslu-temukan-wna-pemilik-e-ktp-di-ciamis-dan-pangandaran-masuk-dpt.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *