Netralitas Polisi Dipertanyakan, Yang Gaji Kamu Siapa ? (3)

Katasandi- Netralitas Aparat kepolisian kembali dipertanyakan. Di grup grup WA beredar pesan whatshaap seorang anggota polisi yang meng instruksikan anak buahnya mendukung pasangan capres 01. Jokowi makruf.

Intruksi tersebut kasat mata, beserta ancaman bila sampai kalah di wilayahnya akan di beri sanksi oleh kapolda.

Sebelumnya, Mantan Direktur Kontras Haris Azhar mengatakan melalui cuitan nya di twitter bahwa dirinya memiliki Bukti ada oknum polisi mengarahkan dukungan ke Capres 01. Dan Tentang Pendataan dukungan masyarakat yang dilakukan oleh polisi.

 

https://politik.rmol.co/read/2019/03/27/383683/Haris-Azhar:-Apa-Urgensinya-Polisi-Survei-Pilpres-

https://www.beritasatu.com/nasional/545169/haris-azhar-tuding-polri-lakukan-pendataan-dukungan-politik

Netralitas Polisi sudah pernah dipertanyakan saat sebuah akun twitter membongkar kerja cyber polisi yang mengkampanyekan Jokowi.

Di daerah-daerah lain, kades dan ASN di arahkan, di ancam untuk hadir kampanye, mencoblos pasangan 01.

Bila upaya menakut nakuti rakyat ini tidak segera di hentikan, Ini bisa jadi era terburuk bagi sejarah kepolisan Republik indonesia. Bukan kah polisi juga di gaji dari hasil pajak rakyat??

https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/29/03/2019/grup-wa-diduga-polisi-mau-menangkan-01-propam-turun-tangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *