Usai 2 Stafnya di OTT KPK, Kantor PDIP di tutup, Hasto pun Terserang Mencret

Katasandi- Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan membuat Kantor DPP PDI Perjuangan menjadi ramai wartawan.

Pasalnya, kabar beredar menyebutkan bahwa Wahyu ditangkap bersama dengan caleg PDIP dan dua staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Pada pagi tadi, kantor banteng moncong putih yang terletak Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta didatangi para pewarta. Mereka datang untuk mengkonfirmasi kebenaran kabar ruang Hasto akan digeledah KPK.

Pertanyaan besar yang belakangan muncul adalah di mana Hasto Kristiyanto berada. Pasalnya, PDIP yang siang ini menggelar gladi resik HUT ke-47 dan Rakernas I di JIExpo Kemayoran, tidak dihadiri Hasto.

Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun mengaku tidak tahu dimana Hasto berada saat ini.

“Saya tidak tahu, belum tahu posisi Pak Sekjen,” ujar Komarudin , Kamis (9/1).

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat mendapat informasi bahwa Hasto mengalami gangguan pencernaan.

“Pak Hasto tadi informasi dia kena diare, karena kecapean kali ya,” ujar Djarot disela gladi resik

Kantor PDIP Ditutup

Saat ingin mengkonfirmasi kejadian ini, Kantor DPP PDIP ditutup rapat, awak media tidak diperbolehkan masuk. Kantor yang terletak di jalan Diponegoro, Jakarta Pusat tersebut dijaga ketat oleh beberapa orang satpam.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dan kejelasan kabar dari partai besutan Megawati Soekarnoputri ini. Dari depan pintu pagar, awak media pun masih setia menanti.

 

Sumber: http://www.rmoljakarta.com/read/2020/01/09/60937/Dua-Stafnya-Disebut-Terjaring-OTT-KPK,-Hasto-Terserang-Diare-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *