by

Ikuti! Lomba Film Pendek Islami Kemenag Bengkulu, Berhadiah Rp 26 Juta

Bengkulu – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) tahun 2022. Kompetisi Film Pendek Islami ini mengangkat tema “Ku Syiar Islam dengan caraku”.

Yang menarik dari event kali ini, Kemenag menggandeng tokoh perfilman nasional Christine Hakim sebagai ketua Dewan Juri Nasional.

Untuk tampil ke level nasional, peserta harus terlebih dahulu menjuarai tingkat provinsi yang akan diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu Dr. H. Zahdi Taher, M.H.I., didampingi Kabid Penais Zawa H. Arsan S Ibrahim, M.H.I., dalam keterangannya mengatakan, pihaknya berharap banyak remaja dan anak muda di Bengkulu yang dapat mengikuti lomba tersebut.

Sebab event ini menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan dan kreatifitas sekaligus bersaing pada tingkat nasional di bidang perfilman.

“Untuk pendaftaran hingga 31 Mei 2022. Kita berharap perlombaan ini dapat menjaring bibit-bibit yang mampu mengembangkan dakwah melalui sarana film. Seperti kita ketahui, saat ini merupakan eranya media sosial, masyarakat akan menyukai konten-konten dakwah yang kreatif dan khas, serta mengangkat kearifan lokal. Film juga dapat dibuat dengan bahasa daerah, namun tetap menyertakan subtitle Bahasa Indonesia,” kata Zahdi kepada wartawan di Bengkulu, Selasa (10/5/2022).

Ditambahkan Zahdi, tujuan Kompetisi Film Pendek Islami atau KFPI 2022 ini adalah untuk menyiarkan agama Islam yang moderat (moderasi beragama) kepada masyarakat. Selain itu, juga mengembangkan, melestarikan, dan menggali potensi dalam berkreativitas dengan memanfaatkan teknologi, melestarikan seni dan budaya serta menjaga kearifan lokal yang bernuansa Islami, meningkatkan rasa cinta dan bangga begi generasi muda akan seni budaya Islam; dan memberi kesempatan berkreativitas dalam menyiarkan agama Islam pada generasi muda.

Sementara itu, Dr Khoiruman,M.Pd.I., selaku Sub Koordinator pada Seksi Seni Budaya Islam, MTQ Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu menambahkan, pendaftaran dilakukan melalui link yang sudah disediakan yakni bimasislam.kemenag.go.id, Instagram: kfpi.kemenag, atau Youtube: KFPI OFFICIAL.

“Masih banyak waktu yang tersedia bagi yang ingin mengikuti perlombaan ini, karya peserta diharapkan mampu mempengaruhi kalangan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat luas terkhusus di Bengkulu untuk berdakwah dan berkarya melalui seni dan film pendek,” kata Khoiruman.

Mengenai persyaratan mengikuti kompetisi antara lain karya film tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi apapun sebelumnya. Berisi promosi, imbauan, seruan, atau informasi positif sesuai tema. Durasi paling singkat enam menit dan paling lama 10 menit. Jenis film berupa fiksi atau dokumenter.

Selain itu, peserta menyertakan trailer dengan durasi 30 atau 60 detik untuk bahan publikasi. Peserta mewakili daerah yang sama sesuai identitas KTP peserta. Menggunakan subtitel Bahasa Indonesia bagi film yang menggunakan bahasa daerah. Penggunaan materi musik atau potongan adegan (scene) film yang memiliki hak cipta karya orang lain harus mencantumkan sumber atau melampirkan surat izin dari pemilik karya.

Karya film yang diikutsertakan juga harus mencantumkan logo Kementerian Agama. Film yang dikompetisikan menjadi hak milik Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.

Peserta bisa perorangan maupun kelompok, WNI beragama Islam berusia minimal 40 tahun. Peserta mengirimkan paling banyak tiga judul film dalam satu akun media sosial.

Yang terpenting lagi, peserta mewakili daerah yang sama sesuai dengan identitas KTP bersangkutan dan karyanya tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi apapun sebelumnya.

“Panitia telah menyiapkan hadiah menarik dengan total nilai Rp 26 juta. Sedangkan untuk tingkat nasional memperebutkan total hadiah Rp 150 juta,” imbuhnya.

“Karya film terbaik akan diputuskan oleh juri yang berasal dari unsur praktisi perfilman, budayawan, profesional, akademisi, media hingga influencer,” jelasnya.

Kompetisi tersebut dibagi dalam dua tahap yakni tahap pertama seleksi di tingkat provinsi. Kemudian nantinya tiga besar dari tingkat provinsi akan diikutsertakan dalam kompetisi di tingkat nasional pada Agustus 2022 mendatang.

“Semoga kompetisi film pendek yang digelar Kemenag dapat melahirkan para profesional muda di bidang perfilman yang berperan dalam menguatkan kecintaan masyarakat kepada agama dan tanah air,” pungkasnya.

About Author: Redaksi

Gravatar Image
Katasandidotid Merupakan Media Siber/ Media Online yang bernaung pada Perusahaan, PT. Pemuda Karya Perkasa (PPAT) Deni Yohanes, S.H., M.Kn. Nomor 64. Tanggal 28-01-2021. Katasandidotid Merupakan Media Online/ Siber yang tergabung dalam Organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.