by

Jonaidi Minta Pemprov Bengkulu Segera Realisasikan APBD

Provinsi Bengkulu, Katasandi.id – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, menyikapi pelaksanaan mutasi massal yang dilakukan Gubernur Rohidin terhadap ratusan pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Ia meminta agar dapat segera merealisasikan dana APBD yang sudah disahkan sejak di awal tahun. Karena mengacu pada pengalaman sebelumnya, banyak kegiatan pembangunan, yang baru direalisasikan menjelang akhir tahun, khususnya infrastrukrur.

“Tak asing lagi memang kegiatan pembangunan khususnya infrastruktur, baru mulai dikerjakan di ujung tahun anggaran. Padahal diketahui anggaran sudah disahkan sejak satu tahun sebelumnya,” ujarnya, Senin, (3/1/22).

Ia berharap, mutasi jabatan yang sudah menjadi kebiasaan di lingkup Pemerintahan Daerah ini, tidak menjadi ajang kepentingan ataupun kepuasan pribadi, untuk pejabat yang jabatannya bergeser diharapkan bisa bijak sebagai bentuk penyegaran sekaligus pengisian struktural yang lebih dibutuhkan.

Ia juga menyebutkan, memang dampak dari mutasi ini ada jabatan pejabat daerah yang kosong, sehingga dijabat oleh pejabat Pelaksana tugas (Plt), namun diharapakan dalam pengisiannya nanti tetap melalui mekanisme dan prosedur berlaku, yakni lelang jabatan dan job fit.

“Kepada Gubernur kita ingatkan agar segera menggelar rapat diawal tahun, menyusun rencana, terutama terhadap pejabat eselon II yang mendapatkan amanah, sehingga dalam pelaksanaan dana APBD bisa dilakukan dari awal tahun. Apalagi mutasi jabatan ini diyakini tidak akan mempengaruhi kinerja, karena pada OPD itu sudah ada kuasa pengguna anggarannya,” pungkas Jonaidi. (Ug/Adv)

About Author: Redaksi

Gravatar Image
Katasandidotid Merupakan Media Siber/ Media Online yang bernaung pada Perusahaan, PT. Pemuda Karya Perkasa (PPAT) Deni Yohanes, S.H., M.Kn. Nomor 64. Tanggal 28-01-2021. Katasandidotid Merupakan Media Online/ Siber yang tergabung dalam Organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.