by

Meutya Hafid: Politisi Harus Punya Kemampuan Public Speaking Yang Baik

Jakarta, Katasandi.id – Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar, Meutya Viada Hafid mengingkatkan kepada kader-kader muda Partai Golkar untuk terus mengasah kemampuan public speaking dan negosiasi. Hal itu ia sampaikan pada kegiatan Executive Education Program For Young Political Leaders (program pendidikan bagi para pemimpin muda) untuk angkatan ke-3, Kamis (26/8/2021) secara daring.

“Saya selalu percaya bahwa politisi yang baik mampu melakukan komunikasi publik yang baik karena sebagai politisi tentu pertanggungjawabannya selain kepada partai, adalah kepada publik”, kata Meutya.

Meutya juga menekankan pentingnya ekspresi wajah dalam berpidato karena hal itu mempengaruhi pendengar dalam menangkap isi pidato.

“Jadi 55 % hadirin menangkap makna pidato dari ekspresi wajah pembicara pembicara. Kemudian 38 % hadirin memahami pidato dari intonasi dan gaya bahasa. Karena itu, penting untuk belajar intonasi dan bahasa yang berbeda-beda. Dengan penekanan yang berbeda-beda”, sambung Pimpinan Komisi I DPR RI itu.

Selanjutnya, Meutya juga menyebut bahwa gerak tubuh dalam berpidato juga sangat penting.

“Bahwa keseluruhan badan kita, kita gunakan mulai dari kepala untuk mengingat poin penting pidato. Gerakan-gerakan kepala itu harus selalu dikontrol. Kemudian mata juga sangat penting. Kemudian telinga, dengarkan dan pahami situasi”

Selain itu, menurut Meutya, gerakan-gerakan tangan juga sangat membantu penekanan isi pidato. Begitu juga punggung yang dapat mendukung tegaknya badan yang berdiri.

Meutya juga menjelaskan beberapa metode dalam penyampaian pidato. Pertama, metode impromptu (serta-merta) yaitu metode dimana pembicara tidak membuat persiapan sama sekali. Kedua, metode menghafal (memorize) yaitu metode dimana pembicara menghafalkan di luar kepala naskah yang sudah disusun. Ketiga, metode naskah, yaitu pembicara cukup membacakan naskah tertulis yang telah disiapkannya. Keempat, metode ekstemporan, yaitu pembicara hanya membuat outline/gagasan dari yang akan disampaikan.(Rls/Ks)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *